Politik

PARTAI POLITIK

 

DPRD

 Berikut merupakan tabel daftar jumlah anggotan DPRD per fraksi Kabupaten Boven Digoel dalam kurun waktu tahun 2004 sampai 2009.

 

Tabel 14.1. Jumlah Anggota DPRD Per Fraksi Kabupaten Boven Digoel, Tahun 2004-2009

Partai Politik

Jumlah Anggota

 

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

 

 

2004

2005

2006

2007

2008

2009

 
 

  1. PNI Marhaenisme
  2. Partai Buruh Sosial Demokrat
  3. Partai Bulan Bintang
  4. Partai Merdeka
  5. Partai Persatuan Pembangunan
  6. Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan
  7. Partai Perhimpunan Indonesia Baru
  8. Partai Nasional Banteng Kemerdekaan
  9. Partai Demokrat *)
  10. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
  11. Partai Penegak Demokrasi Indonesia
  12. Partai Persatuan Nahdatul Ummah ndonesia
  13. Partai Amanat Nasional
  14. Partai Karya Peduli Bangsa
  15. Partai Kebangkitan Bangsa
  16. Partai Keadilan Sejahtera
  17. Partai Bintang Reformasi
  18. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
  19. Partai Damai Sejahtera
  20. Partai Golongan Karya
  21. Partai Patriot Pancasila
  22. Partai Serikat Indonesia
  23. Partai Persatuan Daerah
  24. Partai Pelopor
  25. Partai Demokrasi Kasih Bangsa
 

1

2

5

 

1

1

2

5

1

 

1

2

5

1

 

1

2

5

1

1

2

5

1

1

2

5

1

Jumlah

9

9

9

9

9

9

Sumber: KPU Kabupaten Boven Digoel, 2009

Keterangan*): Data Tidak Tersedia

 

Persentase Anggota DPRD

Dapat dilihat dari tabel dibawah berikut tentang persentase anggota DPRD menurut jenis kelamin Kabupaten Boven Digoel. Untuk periode kerja tahun 2004 sampai 2009 terlihat bahwa hanya terdapat satu perempuan anggota dewan dari total 20 anggota dewan. Terlihat masih adanya perbedaan gender dalam kepemimpinan dewan perwakilan rakyat di Kabupaten Boven Digoel.

Tabel 14.2. Jumlah Anggota DPRD Kabupaten Boven Digoel

       Menurut Jenis Kelamin, Tahun 2004-2009

 

Tahun

Jumlah Anggota DPRD

Laki-Laki

Perempuan

(1)

(2)

(3)

2004

19

1

2005

19

1

2006

19

1

2007

19

1

2008

19

1

2009

19

1

  Sumber: Badan Kesbang Kabupaten Boven Digoel, 2009

 

PENGAWASAN

 Adapun pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Boven Digoel adalah dengan mengeluarkan peraturan daerah (perda). Perda yang sudah diterbitkan pada tahun 2005 sebanyak 26 peraturan. Sedangkan pada tahun 2007 sebanyak 18 dan pada tahun 2008 sebanyak 16 peraturan. Sedangkan pada tahun 2004, 2006 dan 2009 pemerintah daerah tidak mengeluarkan peraturan daerah sama sekali.

Tabel 14.3. Jumlah Pengawasan (Perda dan Temuan) Kabupaten Boven Digoel,

Tahun 2004-2009

Pengawasan

Tahun

2004

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

Jumlah Perda yang sudah diterbitkan

-

26

-

18

16

-

Jumlah Perda yang bermasalah*)
Jumlah temuan yang menyebabkan kerugian negara*)
Jumlah Temuan yang sudah ditindaklanjuti*)

 Sumber: Bagian Hukum Setda dan Inspektorat Daerah Kabupaten Boven Digoel, 2009

Keterangan*): Data Tidak Tersedia

 

 

KEAMANAN DAN KETERTIBAN UMUM

 

 JUMLAH KRIMINALITAS

Kabupaten Boven Digoel dapat dikatakan kabupaten yang aman dan tertib dimana untuk tahun 2004 sampai 2006 tidak terdapat kriminalitas yang terjadi. Untuk tahun 2007 hanya terdapat satu kriminalitas yang terjadi yakni pembunuhan. Pada tahun 2008 terdapat 10 tindakan kriminalitas yang terjadi, diantaranya yaitu 7 tindakan penganiayaan berat, 1 tindakan curan mor dan 2 tindakan narkotika. Sedangkan pada tahun 2009 sembilan, tindakan kriminalitas yang terjadi berkurang yakni hanya terjadi satu tindakkan penganiayaan berat.

 

Tabel 14.6. Jumlah Kriminalitas di Kabupaten Boven Digoel,

Tahun 2004-2009

Kriminalitas

Tahun

2004

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

Uang Palsu

-

-

-

-

-

-

Pembunuhan

-

-

-

1

-

-

Perkosaan

-

-

-

-

-

-

Perjudian

-

-

-

-

-

-

Penganiayaan Berat

-

-

-

-

7

1

Curan Mor

-

-

-

-

1

-

Narkotika

-

-

-

-

2

-

Pengrusakan Kantor Pemerintah/Polri

-

-

-

-

-

-

Pengrusakan Tempat Ibadah

-

-

-

-

-

-

Penimbunan BBM

-

-

-

-

-

-

Unjuk rasa

-

-

-

-

-

-

Penjarahan

-

-

-

-

-

-

 Sumber: Kepolisian Resor Kabupaten Boven Digoel, 2009

 

 

HUKUM

 Jumlah Kasus Pelanggaran Hukum

 Jumlah Perkara Dilaporkan :

Pada tahun 2004, 2005 dan 2007 tidak terdapat laporan mengenai jumlah perkara baik itu pidana, perdata, politik dan ham, serta lalu lintas. Untuk tahun 2006, terdapat hanya ada satu perkara yang dilaporkan yakni perkara lalu lintas. Pada tahun 2007 terdapat 61 perkara yang dilaporkan, diantaranya perkara pidana sebanyak 56 perkara dan perkara lalu lintas sebanyak 5 perkara. Sedangkan pada tahun 2009 terdapat 30 perkara yang dilapporkan yang terdiri atas 23 perkara pidana dan 7 perkara lalu lintas.

Tabel 14.4. Jumlah Perkara Dilaporkan di Kabupaten Boven Digoel,

Tahun 2004-2009

Perkara Dilaporkan

Tahun

2004

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

Pidana

-

-

-

-

56

23

Perdata

-

-

-

-

-

-

Politik dan HAM

-

-

-

-

-

-

Lalu lintas

-

-

1

-

5

7

 Sumber: Kepolisian Resor Kabupaten Boven Digoel, 2009

 

Jumlah Perkara Terselesaikan :

Sedangkan untuk perkara yang terselesaikan berdasarkan kepolisian resor Kabupaten Boven Digoel dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Untuk tahun 2006, dari perkara yang dilaporkan telah terselesaikan, yakni perkara lalu lintas. Pada tahun 2008, dari 61 perkara yang dilaporkan hanya 9 perkara yang diselesaikan yakni diantaranya 4 perkara pidana dan 5 lagi perkara lalu lintas. Sedangkan pada tahun 2009, dari 30 erkara yang dilaporkan terdapat 9 perkara juga yang terselesaikan yang terdiri atas 6 perkara pidana dan 3 perkara lalu lintas.

Tabel 14.5. Jumlah Perkara Terselesaikan di Kabupaten Boven Digoel,

Tahun 2004-2009

Perkara Terselesaikan

Tahun

2004

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

Pidana

-

-

-

-

4

6

Perdata

-

-

-

-

-

-

Politik dan HAM

-

-

-

-

-

-

Lalu lintas

-

-

1

-

5

3

 Sumber: Kepolisian Resor Kabupaten Boven Digoel, 2009

 

KELEMBAGAAN

Lembaga Pemasyarakatan (LP)

Tak heran Kabupaten Boven Digoel memiliki lembaga pemasyarakatan, karena dulunya kabupaten ini terkenal sebagai tempat pengasingan para tokoh perjuangan Indonesia, seperti wakil presiden RI yakni bung Hatta.